mengenal ciri ciri kurang darah
Kesehatan

5 Cara Mengenali Ciri-Ciri Kurang Darah dengan Mudah

lovelyajmi.com – Kamu mungkin sering mendengar istilah kurang darah atau anemia. Kurang darah atau dalam bahasa medisnya disebut anemia merupakan suatu kondisi dimana seseorang mengalami kekurangan hemoglobim atau zat besi dalam darah. Apa saja ciri-ciri kurang darah yang perlu kamu ketahui?

Banyak faktor yang bisa menyebabkan seseorang menderita kurang darah. Faktor tersebut antara lain karena adanya faktor genetik, kurangnya asupan makanan yang mengandung zat besi, kehamilan dan menstruasi pada wanita (hormonal), kelelahan, kekurangan darah akibat terjadinya pendarahan, pola hidup yang tidak sehat, dan stress.

Mungkin kamu pernah atau sedang mengalami gejala kurang darah tetapi tidak menyadari karena kondisi kesehatan ini ciri-cirinya mirip dengan gejala penyakit ringan biasa. Berikut ini merupakan beberapa ciri atau gejala kurang darah atau anemia yang dapat kamu kenali.

Mengenali Ciri-Ciri Kurang Darah Dengan Mudah

Ciri-Ciri Kurang Darah

Cepat Lelah

Salah satu ciri kurang darah atau anemia salah satunya yaitu cepat lelah. Lemas, lesu, letih, lunglai dan lalai merupakan gejala yang umum dari penyakit kurang darah. Keadaan seperti ini disebabkan karena fungsi sel darah merah untuk membawa oksigen terganggu. Sel dalam tubuh mengalami metabolisme yang tidak sehat, sehingga akibatnya penderita akan mengalami kelelahan.

Apabila keadaan seperti ini terus dibiarkan, maka akibatnya penderita tidak bisa beraktifitas seperti biasanya. Bila hal ini dialami oleh anak-anak, maka ia akan mengalami masalah dalam pertumbuhan dan proses belajar akan mengalami gangguan karena sulit berkonsentrasi.

Baca juga : 6 Manfaat Susu Kedelai Untuk Kesehatan Dan Kecantikan

Sakit Kepala Dan Pusing

Pusing dan sakit kepala akan dialami oleh penderita kurang darah ketika ia berada diposisi berdiri terlalu lama. Ini disebabkan karena keadaan kurangnya sel darah merah yang membawa oksigen ke otak.

Otak sangat sensitif terhadap keadaan kekurangan oksigen. Apabila sel darah merah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen berkurang, maka sel pada otak akan memberikan respon. Respon yang diberikan oleh otak diantaranya yaitu sakit kepala dan rasa pusing. Bahkan rasa pusing dan sakit kepala ini disertai dengan mata berkunang-kunang.

Pucat

Ciri-ciri kurang darah telapak tangan tampak pucat

Salah satu ciri seseorang terkena anemia lainnya yang sering dialami yaitu pucat. Keadaan ini bisa kamu lihat pada telapak tangan, mata dan ujung jari penderita. Pada penderita anemia dalam tahap serius, telapak tangan dan ujung-ujung jarinya dapat  terlihat sangat pucat. Dalam beberapa kasus, anemia yang dialami oleh penderitanya karena disebabkan oleh penghancuran sel darah merah oleh antibodinya sendiri, pernderita akan sering mengeluh mata dan kulitnya terlihat menjadi kekuningan.

Nafsu Makan Berkurang

Karena keadaan tubuh yang lemas, maka seringkali menyebabkan penderitanya kehilangan nafsu makan. Sehingga berakibat kondisi menjadi menurun dan semakin memperparah keadaan si penderita.

Jantung Berdebar-Debar

jatung berdebar-debar merupakan ciri kurang darah

Jantung yang berdebar-debar atau palpitasi merupakan ciri-ciri kurang darah yang disebabkan oleh respon dari jantung untuk meningkatkan pasokan oksigen ke seluruh tubuh. Jantung akan berdetak lebih lebih cepat dari biasanya dengan irama yang tidak teratur. Keadaan ini juga dapat menimbulkan treomor (bergetar) pada penderitanya terutama pada tangan ketika memegang suatu benda.

Baca juga : Inilah 5 Manfaat Madu Untuk Kecantikan Yang Perlu Kamu Ketahui

Jika kamu memiliki ciri-ciri kurang darah seperti yang telah dijelaskan diatas, maka sebaiknya kamu mengonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi, seperti sayuran hijau, aneka buah-buahan, dan susu. Dan untuk mencegah anemia sebaiknya hindari aktifitas yang terlalu berat, jangan begadang, serta hindari stress.

Jika kamu mengalami gejala kurang darah terus-menerus apalagi disertai dengan gejala lain yang lebih serius, maka sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Tetap jaga kesehatan. Karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Tinggalkan Balasan