News

5 Penyakit Hati Menurut Islam Dan Cara Penyembuhannya

lovelyajmi.com – Hati yang dalam bahasa Arab disebut seebagai Qalbu merupakan salah satu bagian yang sangat penting untuk manusia. Hati memiliki pengaruh besar dalam menentukan perilaku seseorang. Jika hatinya baik maka akan berperilaku atau amalannya juga baik. Oleh karena itu, kita perlu mengetahui dan mengenal apa saja penyakit hati yang berbahaya dan solusi menyembuhkannya.

“Dan adapun orang-orang yang di dalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, disamping kekafirannya (yang telah ada) dan mereka mati dalam keadaan kafir.” (QS. At Taubah: 125)

  • Hasad, Iri dan Dengki
    Hasad atau iri merupakan sifat yang tidak suka bila seseorang mengalami kebahagiaan, sedangkan dengki bukan hanya tak senang jika seseorang berbahagia, tapi juga mendo’akan keburukan agar kebahagiaan itu menghilang dari orang itu dan berpindah kepada dirinya.

    “Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.” (QS An Nisa : 32)

    “Waspadalah terhadap hasud (iri dan dengki), sesungguhnya hasud mengikis pahala-pahala sebagaimana api memakan kayu”. (HR. Abu Dawud)

  • Sombong
    Sombong dianggap sebagai akar dari semua keburukan, karena iblis terusir dari surga karena sifat sombong yang membuatnya tidak mau bersujud pada Nabi Adam AS. Seseorang yang sombong biasanya akan merasa dirinya lebih baik dari siapapun dan menggangap remeh orang lain. Allah sangat membenci sifat sombog karena kesombongan adalah Hak Alaah semata sebagai pemilik langit dan bumi.

    “Dan janganlah kamu berjalan di muka bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya kamu sekali-kali tidak dapat menembus bumi dan sekali-kali kamu tidak akan sampai setinggi gunung.” (QS Al Isra :37)

  • Riya
    Riya merupakan orang yang beribadah atau berbuat kebaikan dengan maksud pamer ke orang lain agar orang lain memuji sebagai yang baik hati atau gemar/rajin beribadah dan berbuat kebajikan. Sifat riya ini bisa menghilangkan pahala kebaikan itu sendiri sebagaimana disebutkan dalam firman Allah SWT berikut :

    “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima), seperti orang yang menafkahkan hartanya karena riya kepada manusia dan dia tidak beriman kepada Allah dan hari kemudian. Maka perumpamaan orang itu seperti batu licin yang di atasnya ada tanah, kemudian batu itu ditimpa hujan lebat, lalu menjadilah dia bersih (tidak bertanah). Mereka tidak menguasai sesuatupun dari apa yang mereka usahakan; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.” (QS. Al Baqarah 264)

  • Bakhil atau Kikir
    Sifat ini merupakan salah satu penyakit hati karena terlalu cinta pada harta sehingga tak mau berbagi dan bersedekah pada orang lain.

    “Sekali-kali janganlah orang-orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka, bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu adalah buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya di hari kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan (yang ada) di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Ali Imran: 180)

  • Ujub (kagum akan diri sendiri)
    Sifat ujub ini merupakan penyakit hati yang membangga-banggakan diri atas apa yang dimiliki sementara apa yang dimiliki tersebut tidaklah ia sadar merupakan karunia Allah SWT. Sifat ujub ini mampu merusak hati dan cenderung membuat sombong.

    “Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).” (HR. Abdur Razaq)

Penyembuhan Penyakit Hati :
Menurut Imam Ibnul Qoyim, ada dua cara mengatasi dan menyembuhkan penyakit hati, yakni :

  • Menjaga kekuatan mental
  • Menghindari hal-hal yang membuat penyakit lebih parah

Berikut ini hal yang dapat dilakukan sebagai upaya dalam penyembuhan penyakit hati :

  • Membaca dan menyimak Al Qur’an
  • Merasakan keagungan Allah SWT
  • Mencari dan mempelajari ilmu agama
  • Banyak berdzikir
  • Memperbanyak amal sholeh
  • Rajin melakukan ibadah
  • Banyak mengingat mati
  • Selalu ingat akan tibanya hari akhir
  • Tidak terlalu mengaharap dunia
  • Berdo’a kepada Allah SWT agar dijaga keimanan kita

Tinggalkan Balasan