Tips Uncategorized

Adab Pergaulan Bagi Wanita Muslimah Dalam Islam

Lovelyajmi.com – Carut marut pergaulan wanita di zaman ini benar-benar membuat hati makin miris. Fakta tentang dampak pergaulan bebas semakin hari semakin membuat kita merinding. Data-data tentang kasus zina dan hamil diluar nikah, HIV serta aborsi pun sudah tak terhitung lagi.

Screenshot_4

Bahkan tak jarang pergaulan wanita dan lelaki seperti tak ada batasan. Ini adalah pintu gerbang masuknya setan dan pergaulan bebas. Tak dipungkiri bersamaan dengan kemajuan zaman dan teknologi pergaulan wanitapun semakin kompleks. Saat ini boleh jadi seorang wanita bersiam diri di rumah namun ia bergaul melalui jejaring sosial di dunia maya.

Untuk itu hendaknya seorang muslimah senantiasa melazimi adab-adab dalam pergaulan. Adab pergaulan ini sama sekali bukan dalam rangka membatasi kebebasan wanita namun sebaliknya yaitu untuk menjaga dan melindungi wanita dari berbagai macam keburukan dan kejahatan di masyarakat.

Adab pergaulan itu diantaranya sebagai berikut :

  1. Tidak bertabaruj dalam pergaulan

Tabaruj disini maksudnya adalah memamerkan atau mempertontonkan aurat serta perhiasan lainnya kepada orang yang tidak halal baginya sehingga orang tersebut tertarik dan tergoda olehnya.

Screenshot_6

“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliyah yang dahulu. “ (Qs. al ahzab : 33)

Termasuk bagian dari tabaruj adalah memakai wangi-wangian dimuka umum sehingga membuat orang yang dilewatinya berhasrat padanya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Wanita mana saja yang memakai wewangian, kemudian dia melewati kaum (laki-laki) agar mereka mencium baunya maka dia pezina” (HR. An Nasa ‘i.Abu Dawud At Tirmidzi, Al Hakim, Ibnu Khuzaimah, dan Ibnu Hibban).

 

2.  Menjaga Pandangan dan kemaluan

Screenshot_7

Menjaga pandangan adalah sarana terbesar dalam menjaga kemaluan sebagaimana penjelasan Ibnu Qoyyim rahimahullah dalam kitab beliau Al Jawabul Kafi’ “Pandangan adalah asal seluruh bencana yang menimpa manusia. Bermula dari pandangan lahirlah keinginan dan keinginan akan melahirkan pemikiran. Dari pemikiran akan lahirlah syahwat (hawa nafsu) yang pada akhirnya syahwat itu akan mendorong menjadi keinginan yang kuat hingga terjadi apa yang dia inginkan”

So, berhati-hatilah dengan pandangan.

 

3. Berbicara terhadap lawan jenis dengan tegas

Dalam bergaul di masyarakat dianjurkan bagi seorang wanita muslimah berbicara dengan tegas dan tidak mendayu-dayu sehingga membuat lawan berbicaranya terfitnah dengan suaranya. Baik berbicara langsung maupun telefon.

Suara wanita yang mendayu-dayu dan merayu lewat pembicaraan ataupun nyanyian jelas diharamkan.

 

4. Menghindari berkhalwat/ bersepi-sepian

Berkhalwat adalah berduaan dan bersepi-sepian dengan lelaki yang bukan mahromnya. Mahrom adalah seseorang yang haram dinikahi karena sebab tertentu baik selamanya maupun sementara seperti nasab atau sebab lainnya.

Screenshot_9

Nabi bersabda “Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad dari hadits Jabir 3/339. Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Irwaul Gholil jilid 6 no. 1813)

 

5. Menghindari berjabat tangan atau berpelukan dan bercium kepada orang yang tidak halal dengannya.

Salah satu kesalahan dalam pergaulan wanita adalah sembarang berjabat tangan dengan lawan jenis. Kadang ada yang menganggap orang yang tidak mau berjabat tangan dengan orang yang bukan mahromnya dianggap “sok suci”. Padahal inilah ajaran islam yang dibawa nabi Saw.

Memang terdapat hadist “Sesungguhnya seorang mukmin apabila bertemu dengan mukmin yang lainnya lalu ia mengucapkan salam dan mengambil tangannya untuk menjabatnya maka berguguran dosa-dosa keduanya sebagaimana bergugurannya daun-daun pepohonan.” Namun hal ini hanya berlaku untuk sesama jenis bukan untuk yang bukan mahromnya.

Screenshot_10

Nah itulah beberapa adab pergaulan wanita muslimah yang sebaiknya diindahkan dan diamalkan. Jangan sampai kelak kita menyesal di hari dimana rasa sesal tidak lagi berguna dan bermanfaat karena salah pergaulan. Insya Allah ketika seorang muslimah memahami dan melaksanakan adab-adab pergaulan bagi wanita akan beruntung di dunia dan akhirat ketika menjalin pergaulan.

Salam hangat, lovely ajmi ^_^

 

Tinggalkan Balasan